Hujan di 25 November
Sedikit sesak dan tersesakkan Ketika... Jiwa jiwa yang ter aku pahlawan di akukan Nada nada yang disatukan tatkala matahari 25 November mulai terbit Menghadap hari yang utuh untuk sang pahlawankan Sedikit sumbing jika Yang agung di anggap nista, entah memang nista Yang terhormat nan tersohor di seluruh jejak negeri teranggap cabul Dan akhirnya apa...??? Koar koar para muda muda yang menghujani 25 November akhirnya terhujani pula "Pahlawanku berulang tahun...???" Sungguh dan sangat erotis Bahkan hujan seolah tau, Kenapa mereka datang berduyun duyun Bersama dan bersatu maju Bahkan hujan seolah tau, Kenapa mereka harus datang Datang menampar setiap resah para muda mudi Memeluk dingin setiap jiwa yang berkobar api Api yang hanya membuat lupa Lupa bahwa pahlawan tak hanya satu Lupa bahwa tak tahunya akan membunuh dunia Lupa akan sosok yang selalu berdoa Lupa akan rasa yang penuh cinta Lupa akan kesedihan atas dirinya... Dan ternyata mereka memang lupa ...