UANG
Uang . . Entah seindah apa wujudmu Menggeliat di setiap ulu panca rasa Menusuk jeruji besi yang kokoh berdiri Hingga langit dan bumi pun akan tertembus karena mu Buaian kasih mu awang . . . Tenangkan jiwa yang sempat lara Kembalikan senyum sumringah anak jalanan Hangatkan jiwa akan dinginnya kehidupan Tapi . . . Apalah itu benar kau ? Di kala buruh terlantar mati karena mu Ketika mimpi terhenti bergantung jatuh karena harap palsu mu Dan kala cinta tak lagi bisa menyapa karena mu Haruskah aku tetap di jalan lurus-Nya ? Kala uang meninggalkan ku Kenapa harus kau ?? Uang. #2014, KUDUS