G I L A



Tempat apa aku berdiri di sini
Mengapa aku di tempat ini
Cakapmu bagai anjing yang menggonggong
Lakumu tak ubahnya debu yang tak pasti
Merasakan kekosongan bisu
Dimana bangkai adalah nikmat
Dimana hujan adalah batu
Dan dimana panas adalah kosong
Langkah kakiku tak jadi anti
Membangun semak bak istana
Hingga iblis pun hanyalah lewat
Dimana aku kini ?
Apakah arti kekosongan ini ?
Hahahaha
            Aku tidak gila
Pakaian lusuh ini adalah jas ku
Daun – daun itu adalah harta ku
Dan anjing – anjing itu adalah budak ku
            Gila
Kalian gila menatap ku
Mengacuhkan jiwa yang suci
Meremehkan dan membuang ku seperti sampah
Hahahaha
            Aku gila.

2014, Kudus


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review “Roti’O” , Stasiun Poncol Semarang

"Catatan Harian"

tralalalalalla