Sajak Pemuda

Maaf sebelumnya, kami bahagia

Kujumpai roda memang beputar pada semestinya
Berputar dengan janji kehidupan yang tergenggam
Rata kanan dan kiri
Berjalan seraya atas dan bawah mulai tersabit
Busuk bangkai dan wangi rose
Membawa pada dasar sesungguhnya
Kelabang, kalajengking menyusuri lorong yang terang benerang
terang benderang emas permata dan kemunafikan

Roda berputar dengan janji yang tergenggam
Tong sampah jadi saksi busuknya
Dimana mereka membuang sampah kebajikan
Manipulasi daun dan perabotan
Guncangkan TPA dengan sampah tak terduga

Roda berputar dengan janji yang tergenggam

Hitam
Bukan...
Putih...
Bukan pula
Roda Berputar... ting ting ting

Waktu kembali memanggil
*berputarlah

Kudus, 03/07/2015
21:56

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review “Roti’O” , Stasiun Poncol Semarang

"Catatan Harian"

tralalalalalla