G E J O L A K


rindu kenang untuk terkenang

Bisumu terlalu beku kawan
Senyummu yang mulai redup kian datangkan gemuruh
Jadikan duniaku, dunia mereka layu
Merindu akan hangat senyuman
Datang,  lampion kecil
Dari kerangka yang tak sempurna
Masih bersinar namun redup dalam keistimewaan
Menjerit agar duyung dilautan bernyanyi
Burung dihutan berkicau
Dan kau kembali berdiri
Melepas duri yang mengkebiri

Disudut gedung yang menjulang
Dibawah pohon yang rindang,
Bersemi hijau,
Deretan semut merindu tawa
Lelah melihat manisan-manisan yang terhumbar
Kering dalam hijaunya dedaunan
Pasrah untuk saling menunggu
Menebar sapa setiap jengkal harap
Dan meninggalkan satu ruang

Ruang baca,
Ruang bacamu kawan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review “Roti’O” , Stasiun Poncol Semarang

"Catatan Harian"

tralalalalalla