Pagi Bersama Hujan

Rinduku pada hujan kini usai tersampaikan
Disepanjang jalan taman kaki ini berlari kecil
Berjalan ke depan dan di atas ada langit yang kelabu
Pertandakan akan ada tamu
Untuk jumpaku padamu

Sejuk murni udara pagi
Hijau yang asri segarkan nurani
Berharap legakan hati yg lara dan mati
Hidup kembali untuk sebuah mimpi

Merasakan tetesan air mulai Membasahi jalanan beraspal
Menghentikan langkahku untuk sekejap menoleh keatas
Tanganku menengadah
Menanti butiran" itu jatuh, meluncur dan singgah
Sebutir, dua butir tiga butir dan...
Akupun basah
Menariku dalam riuhnya tamu yang datang
Kaki terhentak
Badan nergoyang
Tangan mulai berayun keatas dan kebawah
Kepala tergeleng"

Bummmm...

Hati ini tertawa
Riang seperti mendapat hadiah natal
Memuja yg Esa untuk nikmatNya..
A hujan...
Kenapa ??,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review “Roti’O” , Stasiun Poncol Semarang

"Catatan Harian"

tralalalalalla