tanda tanya (?)
"Sebagaimana
semestinya, hal ini sudah aku pertimbangan dengan amat matang" kata kata
itu terus mengiang di telingaku, nada nya yang sedikit meninggi membuat ku tak
kuat lagi untuk menatapnya pergi, tak ada seulas senyuman yang tampak dengan
deretan gigi putihnya yang rapi, tak ada lambaian tangan dan simbol kecupan
dari tangannya yang di arahkan padaku ketika ia perpamitan pergi.
Tak ada lagi
dia ku. Sudah seminggu lebih selepas kepergiannya bersama wanita itu. Setiap
hari hanya menangis dan menangis yang bisa aku lakukan,rasa penyesalan seolah
menusukku, seperti ribuan jarum yang menusuk ulu hatiku, menghujam bertubi
tubi, lebih sakit saat ketika aku tak sengaja melihatnya sedang merangkul
wanitanya itu,berjalan dari sebrang jalan tempat aku berdiri, dengan hati yang
ngilu dan emosi yang berapi api aku menghampirinya, aku masih tidak terima
dengan keputusannya yang sepihak dengan hubungan kami.
"dasar wanita
jalang" lontarku pada wanita yang sedang mengapit pinggang dia ku.
"hentikan Ratna, aku sudah bukan milikmu lagi, jangan ganggu hubungan
kami" ucap dia ku, aku hanya menggidik ngilu, merasakan sakit yang teramat
dalam.
Dia ku pergi begitu saja, tangganya semakin erat merangkul pundak wanita
jalang itu. Kejadian itu 4 hari yang
lalu,sebelum dia ku pergi, pergi untuk selama lamanya.
#18nopember2018
Komentar
Posting Komentar